Karawang – Siswa kelas XII SMA Islam Al Azhar 17 Karawang melaksanakan Ujian Praktik (UPRAK) dengan konsep berbeda dan inovatif. Tahun ini, UPRAK dirancang dalam bentuk kolaborasi lintas mata pelajaran melalui simulasi akad nikah dan rangkaian adat Sunda , yang mengintegrasikan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), Basa Sunda, serta Kewirausahaan.

Kegiatan ini tidak hanya menguji pemahaman teori, tetapi juga keterampilan praktik, kreativitas, dan kerja sama tim siswa dalam satu proyek terpadu.


Konsep Kolaboratif dan Kontekstual

UPRAK kelas XII mengangkat tema besar “Implementasi Nilai Keislaman dan Budaya Lokal dalam Kehidupan Nyata” . Dalam pelaksanaannya, setiap mata pelajaran memiliki peran strategi:

1. Pendidikan Agama Islam (PAI): Praktik Akad Nikah

Dalam mata pelajaran PAI, murid melakukan simulasi akad nikah sesuai rukun dan syarat sah pernikahan dalam Islam. Mereka memerankan wali, penghulu, Saksi, serta calon mempelai dengan tata cara yang benar berdasarkan syariat.

Penilaian meliputi:

  • Ketepatan bacaan ijab kabul

  • Pemahaman rukun dan syarat nikah

  • Adab dan tata cara pelaksanaannya

2. Pendidikan Al-Qur’an: Tilawah dan Dalil Pernikahan

Murid membacakan ayat-ayat Al-Qur’an terkait pernikahan serta menjelaskan maknanya. Aspek tajwid, kelancaran, dan pemahaman tafsir menjadi fokus utama penilaian.

3. Basa Sunda: Prosesi Adat

Kolaborasi dengan mata pelajaran Basa Sunda menghadirkan unsur budaya lokal dalam bentuk prosesi adat pernikahan Sunda . Murid membawakan dialog, pantun, dan tata bahasa Sunda yang sesuai dalam rangkaian acara adat.

Hal ini bertujuan menanamkan kecintaan terhadap budaya daerah sekaligus melatih kemampuan komunikasi berbahasa Sunda secara kontekstual.


Integrasi Akademik dan Keterampilan Abad 21 Pada MAPEL Praktik Lainnya

4. Ekonomi: Manajemen Anggaran

Pada mata pelajaran Ekonomi, siswa menyusun perencanaan anggaran biaya. Mereka membuat simulasi laporan keuangan sederhana, menghitung estimasi pengeluaran, dan menganalisis efisiensi biaya.

5. Kewirausahaan: Produksi Souvenir

Dalam aspek kewirausahaan, siswa merancang dan memproduksi souvenir pernikahan sebagai bagian dari proyek. Mereka:

  • Mendesain produk

  • Menghitung harga pokok produksi

  • menentukan strategi pemasaran

  • Membuat kemasan menarik

Produk yang dihasilkan menjadi bagian dari penilaian kreativitas dan nilai jual.

6. Informatika: Dokumentasi dan Media Digital

Siswa dapat memanfaatkan teknologi digital untuk Menyusun presentasi laporan proyek

Kolaborasi ini menunjukkan kemampuan literasi digital yang menjadi kompetensi penting di era modern.


Sentuhan Sains dan Kebugaran

7. Biologi: Penilaian menitikberatkan pada pemahaman ilmiah dan kemampuan menjelaskan secara sistematis.

8. Olahraga: Tata Gerak dan Kedisiplinan

Aspek Olahraga terlihat dalam pengaturan tata gerak, formasi, serta kekompakan waktu saat prosesi berlangsung. Sikap disiplin, koordinasi, dan kebugaran fisik juga menjadi bagian dari evaluasi.

9. Seni Musik : Praktik Seni Musik Uprak Kelas XII SMA Islam Al Azhar 17 Karawang Menampilkan Harmoni dan budaya tidak hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga sarana evaluasi kompetensi murid dalam bidang seni, kerja sama tim, dan penghayatan nilai Islami.


Pembelajaran Bermakna dan Holistik

Kepala sekolah menyampaikan bahwa konsep UPRAK tahun ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang holistik dan aplikatif . Murid tidak hanya diuji secara kognitif, tetapi juga dalam aspek afektif dan psikomotorik.

Melalui kolaborasi ini, murid belajar:

  • Mengintegrasikan ilmu agama dan sains

  • Menghargai budaya lokal

  • Menyebutkan jiwa kewirausahaan

  • Meningkatkan keterampilan komunikasi

  • Mengasah kemampuan berpikir kritis dan kreatif

Kegiatan ini juga memperkuat karakter Islami yang menjadi ciri khas pendidikan di lingkungan sekolah.


Antusiasme dan Dampak Positif

Pelaksanaan UPRAK berlangsung dengan penuh antusiasme. Setiap kelompok murid menampilkan kreativitas terbaiknya dalam mengemas acara, mulai dari dekorasi, penataan acara, hingga presentasi laporan akademik.

Orang tua dan guru yang hadir memberikan apresiasi atas inovasi pembelajaran ini. Model ujian praktik seperti ini dinilai lebih relevan dengan kehidupan nyata serta mampu mempersiapkan murid menghadapi jenjang pendidikan tinggi maupun kehidupan bermasyarakat.


penutup

Ujian Praktik kelas XII di SMA Islam Al Azhar 17 Karawang tahun ini menjadi bukti bahwa evaluasi pembelajaran dapat dikemas secara kreatif, kolaboratif, dan bermakna.

Melalui integrasi PAI dalam akad nikah, Basa Sunda dalam proses adat, serta Kewirausahaan dalam produksi souvenir, murid tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam simulasi kehidupan nyata.

UPRAK ini menjadi langkah nyata sekolah dalam membentuk lulusan yang berilmu, berkarakter Islami, berbudaya, serta siap menghadapi tantangan masa depan.

Simak keseruannya disini:  https://vt.tiktok.com/ZSmmCSVws/

Berita lainnya di:  https://smaia17.al-azhar.sch.id/mabit-kelas-xii-merangkai-peta-masa-depan-lewat-layar-menyatukan-doa-dan-cita-di-era-digital/

Postingan Terkait