Antusiasme Para Murid Saat Pematerian Berlangsung

Seminar kesehatan mental kembali menjadi sorotan penting di kalangan pelajar. Hal ini terlihat dalam kegiatan yang diselenggarakan pada Selasa, 21 April 2026, bertempat di Aula SMA Islam Al Azhar 17 Karawang (Aula SMAIA 17). Seminar ini menghadirkan Nadya Yulianty, S.Psi., M.Pd. sebagai pemateri utama yang memberikan wawasan mendalam mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental di era modern.

Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Kepala Sekolah, Bapak Hermanto Daifu, S.Pd., M.M., yang menekankan bahwa tantangan yang dihadapi murid saat ini datang dari berbagai arah, terutama perkembangan teknologi yang sangat pesat. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kesehatan mental menjadi aspek penting yang harus diperhatikan oleh para pelajar agar mampu menghadapi dinamika zaman dengan baik.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ibu Shinta Kamilia, S.E., M.E., yang mengingatkan para murid untuk menjaga kesehatan mental sebagaimana mereka menjaga nilai akademik. Menurutnya, keseimbangan antara keduanya menjadi kunci kesuksesan dalam kehidupan. Selain itu, Bapak Imam Sudiro, M.Pd., turut memberikan pandangannya bahwa saat ini banyak kasus perilaku menyimpang pada pemuda yang berakar dari terganggunya kesehatan mental. Beliau juga menegaskan bahwa dalam Islam, setiap individu diajarkan untuk bertanggung jawab atas perbuatannya dengan kesadaran akan adanya hari akhir.

Acara ini dimoderatori oleh Keysha Dhinandita, Bendahara 1 OSIS MPK yang dikenal aktif dalam berbagai perlombaan debat tingkat SMA. Dengan gaya penyampaian yang komunikatif, ia berhasil menjaga suasana seminar tetap hidup dan interaktif.

Sesi pematerian oleh Bu Nadya berlangsung secara menarik dan interaktif, terdiri dari beberapa rangkaian kegiatan. Dimulai dari sesi mengenal diri, para murid diminta menuliskan kelebihan dan kekurangan diri mereka serta temannya secara bergantian. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran diri dan empati. Suasana semakin cair dengan adanya ice breaking yang seru, dilanjutkan dengan penyampaian materi dan sesi tanya jawab.

Dalam pemaparannya, Bu Nadya menekankan beberapa poin penting, di antaranya pentingnya mengidentifikasi perasaan diri, cara menjadi pribadi yang tangguh dalam menghadapi tantangan, serta berbagai faktor penyebab terganggunya kesehatan mental. Sesi ini disambut antusias oleh peserta, yang ditunjukkan melalui keaktifan dalam sesi tanya jawab oleh beberapa murid seperti Haura, Tasya, dan Haekal.

Momentum ini semakin meriah dengan partisipasi Jamiyyah SMAIA 17 yang memberikan hadiah kepada peserta yang aktif bertanya, sehingga menambah semangat dan keterlibatan murid dalam kegiatan.

Sebagai penutup sesi, seluruh peserta diajak mengikuti praktik merilis emosi. Dalam sesi ini, peserta diminta menutup mata, melakukan teknik mengetuk beberapa titik tubuh seperti bawah mata, dagu, ubun-ubun, dan dada, sambil mendengarkan lantunan lagu dan renungan. Suasana haru pun terasa, terlihat dari beberapa peserta yang meneteskan air mata sebagai bentuk pelepasan emosi yang selama ini terpendam.

Sesi Foto Bersama Setelah Pematerian Selesai

Kegiatan diakhiri dengan pemberian plakat dan goodie bag sebagai kenang-kenangan dari Jamiyyah kepada pemateri, serta sesi foto bersama yang menjadi penutup penuh kebersamaan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para murid semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan mental sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Mari bersama membangun generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga sehat secara mental. Bergabunglah bersama SMA Islam Al Azhar 17 Karawang—tempat tumbuhnya generasi berprestasi, berakhlak, dan berdaya saing tinggi!

Penasaran dengan agenda menarik sekolah kita? Yuk tengok berita lainnya!

https://smaia17.al-azhar.sch.id/ujian-praktik-kelas-xii-sma-islam-al-azhar-17-karawang-kolaborasi-lintas-mata-pelajaran-dalam-simulasi-akad-nikah-dan-adat-sunda/

Jangan lupa cek juga postingan terbaru instagram kita!

https://www.instagram.com/reel/DXbQvTvEu4i/?igsh=MWtoa2I3cGRwMXBwaw==