

Karawang, 16-17 September 2026 — SMA Islam Al Azhar 17 Karawang kembali menghadirkan kegiatan pembinaan karakter melalui Salam (Pesantren Akhlak Mulia) dengan tema “Membentuk Generasi Hebat dengan Adab yang Baik dalam Berkomunikasi.” Kegiatan ini menjadi ruang bagi murid untuk memperkuat akhlak, pemahaman keislaman, kemandirian, serta kepedulian terhadap sesama.
Tema adab berkomunikasi memang menjadi salah satu fokus utama Salam tahun ini. Namun, pembelajaran yang diberikan tidak berhenti pada bagaimana murid berbicara dengan santun. Selama kegiatan, para murid juga mendapatkan materi Overview Salam dan Ma’rifaturrasul, Ghazwul Fikri dan adab pergaulan, janaiz, serta sedekah.
Beragam materi tersebut dirancang agar murid tidak hanya memahami ajaran Islam secara teori, tetapi juga mampu menerapkan adab dan nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
Program Salam sekaligus menjadi bagian dari komitmen SMA Islam Al Azhar 17 Karawang dalam menghadirkan kampus Islami dan sekolah nyaman yang mendukung perkembangan akademik, spiritual, sosial, dan karakter murid. Hal tersebut menjadi salah satu pertimbangan bagi orang tua yang sedang mencari sekolah SMA terbaik di Kabupaten Karawang dan Galuh Mas.
Salam Membentuk Karakter melalui Adab Berkomunikasi
Kegiatan Salam dilaksanakan di SMA Islam Al Azhar 17 Karawang dengan rangkaian pembinaan yang berfokus pada pembentukan akhlak mulia. Tema adab berkomunikasi dipilih untuk mengingatkan para murid bahwa setiap ucapan membawa dampak terhadap diri sendiri maupun orang lain.
Dalam kegiatan ini, murid mendapatkan penguatan mengenai pentingnya menggunakan bahasa yang baik, menghargai orang lain ketika berbicara, menghindari perkataan yang tidak sesuai dengan nilai Islam, serta membangun komunikasi yang dilandasi kejujuran.
Pembelajaran tersebut tidak hanya diarahkan untuk diterapkan ketika berada di sekolah. Murid diharapkan mampu membawa kebiasaan komunikasi yang baik dalam pergaulan, kehidupan keluarga, organisasi, hingga ketika berinteraksi melalui media sosial.
Kak Ripai: Jadilah Pribadi yang Memberikan Manfaat

Mewakili Pusdiklat Yayasan Pesantren Islam Al Azhar, Kak Muhammad Ripai memberikan pesan kepada para murid agar terus bertumbuh menjadi pribadi yang memberikan manfaat bagi orang-orang di sekitarnya.
Ia mengingatkan bahwa setiap anak memiliki kesempatan untuk menghadirkan kebaikan melalui hal-hal sederhana. Membantu teman, menghargai orang lain, menjaga perkataan, serta berusaha mandiri merupakan bagian dari karakter yang perlu dibangun sejak sekarang.
Kak Ripai juga menyampaikan bahwa manusia tetap membutuhkan orang lain dalam kehidupan, tetapi setiap pribadi perlu belajar untuk tidak selalu bergantung kepada orang lain. Sikap mandiri, tanggung jawab, dan keberanian untuk berusaha menjadi bekal penting bagi murid dalam menghadapi masa depan.
Ia menyampaikan keyakinannya bahwa para murid SMA Islam Al Azhar 17 Karawang memiliki potensi besar untuk menjadi generasi yang membanggakan dan berprestasi.
“Teruslah memberikan manfaat dan kebaikan kepada orang-orang di sekitar. Kakak percaya dan yakin, dalam waktu dekat kalian akan menjadi anak-anak yang membanggakan dan berprestasi. Semoga kalian terus menjadi pribadi yang lebih baik serta menjadi anak yang sukses di dunia dan akhirat.” menjadi pesan yang disampaikan kepada para murid.
Pesan tersebut memberikan motivasi kepada murid bahwa kesuksesan tidak hanya diukur melalui pencapaian akademik, tetapi juga melalui karakter dan manfaat yang dapat diberikan kepada lingkungan sekitar.
Kejujuran Menjadi Dasar Adab Berkomunikasi

Bapak Effen Efendi, M.Pd.I., selaku Ketua Bidang Kurikulum Keagamaan Islam Al Azhar, turut memberikan penguatan mengenai pentingnya adab berkomunikasi dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, komunikasi yang baik harus menjadi kebiasaan, bukan hanya materi yang dipahami ketika mengikuti kegiatan Salam. Murid perlu belajar menjaga perkataan dalam setiap kondisi, baik ketika berbicara kepada guru, orang tua, teman, maupun orang lain yang ditemui dalam kehidupan sehari-hari.
Selain kesantunan, kejujuran juga menjadi unsur penting dalam komunikasi. Seseorang yang memiliki kemampuan berbicara dengan baik harus tetap menjadikan kebenaran sebagai dasar dari setiap perkataan.
Komunikasi Baik Harus Berjalan Bersama Kejujuran
Bapak Effen menekankan bahwa murid perlu menjadi pribadi yang jujur. Sebab, komunikasi yang terdengar baik akan kehilangan nilainya apabila tidak disertai kejujuran.
Nilai inilah yang terus dikembangkan dalam lingkungan kampus Islami Al Azhar. Murid diarahkan untuk memahami bahwa akhlak tidak hanya terlihat melalui perilaku besar, tetapi juga melalui pilihan kata, cara menyampaikan pendapat, hingga keberanian untuk berkata jujur.
Pembiasaan tersebut diharapkan mampu membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga dapat dipercaya dan memiliki karakter kuat.
Kepala Sekolah Ingatkan Pentingnya Menjaga Bahasa dan Salat

Bapak Ma’mur Ihsani, S.Pd., selaku Kepala Sekolah SMA Islam Al Azhar 17 Karawang, turut memberikan pesan kepada seluruh peserta agar nilai-nilai yang diperoleh dalam Salam benar-benar diterapkan setelah kegiatan berakhir.
Sejalan dengan tema mengenai komunikasi, ia mengingatkan murid untuk mulai mengurangi penggunaan bahasa maupun perkataan yang tidak sesuai dengan adab.
Kebiasaan tersebut perlu dibangun dari lingkungan terdekat, termasuk ketika berkomunikasi dengan teman. Dengan membiasakan perkataan yang santun, murid diharapkan mampu menciptakan lingkungan pergaulan yang lebih positif dan saling menghargai.
Adab, Salat, dan Rasa Syukur Menjadi Bekal Kehidupan
Selain menjaga komunikasi, Pak Ma’mur juga menekankan pentingnya menjaga salat. Menurutnya, kehidupan akan menjadi lebih baik apabila seseorang mampu menjalankan salat dengan benar dan khidmat.
Salat bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi salah satu sarana pembentukan kedisiplinan dan hubungan seorang Muslim dengan Allah SWT. Ketika ibadah dijaga dengan baik, nilai-nilai yang terkandung di dalamnya diharapkan tercermin dalam perilaku sehari-hari.
Para murid juga diajak untuk selalu bersyukur atas berbagai nikmat yang telah Allah SWT berikan. Rasa syukur menjadi bagian penting dalam membentuk pribadi yang lebih positif, rendah hati, dan mampu menghargai setiap proses kehidupan.
Manfaat Salam bagi Murid SMA Islam Al Azhar 17 Karawang


Kegiatan Salam memberikan ruang bagi murid untuk melakukan refleksi terhadap perilaku dan kebiasaan mereka sehari-hari. Mereka diajak memahami bahwa komunikasi bukan sekadar kemampuan menyampaikan pesan, tetapi juga bagian dari akhlak seorang Muslim.
Melalui pembiasaan menerapkan adab, murid diharapkan lebih mampu mengontrol ucapan, menghormati perbedaan pendapat, meningkatkan rasa percaya diri dalam berkomunikasi, serta membangun hubungan sosial yang sehat.
Pembinaan karakter seperti ini juga mendukung terciptanya sekolah nyaman. Lingkungan pendidikan yang dipenuhi komunikasi santun, saling menghormati, dan kebiasaan berbuat baik dapat membuat murid merasa lebih aman untuk belajar dan berkembang.
Kombinasi antara pendidikan akademik, karakter, ibadah, serta lingkungan kampus Islami menjadi salah satu upaya SMA Islam Al Azhar 17 Karawang dalam mempersiapkan murid menghadapi kehidupan setelah menyelesaikan pendidikan.
Salam Bukan Hanya Belajar Adab Berkomunikasi
Rangkaian kegiatan dimulai dengan pengenalan atau Overview Salam. Melalui sesi ini, murid diajak memahami bahwa Salam ini merupakan bagian dari proses pembinaan karakter yang bertujuan membentuk pribadi berilmu, mandiri, bertanggung jawab, dan memiliki akhlak yang baik.
Murid diharapkan tidak hanya mengikuti kegiatan sebagai sebuah agenda sekolah, tetapi mampu membawa nilai-nilai Salam ke dalam kehidupan setelah program selesai.
Ma’rifaturrasul, Mengenal dan Meneladani Rasulullah SAW
Salah satu materi yang diberikan adalah Ma’rifaturrasul yang dibawakan oleh Kak Muhammad Ripai, yaitu pembelajaran untuk mengenal Rasulullah SAW dengan lebih dekat sekaligus memahami keteladanan beliau.
Melalui materi ini, murid diajak memahami sifat dan akhlak Rasulullah, seperti jujur, amanah, sabar, santun, dan peduli terhadap sesama. Keteladanan tersebut kemudian dikaitkan dengan kehidupan remaja saat ini.
Meneladani Rasulullah dapat dimulai dari kebiasaan sederhana, seperti menghormati orang tua dan guru, berkata jujur, menepati janji, menjaga ucapan, serta memperlakukan teman dengan baik. Dari sinilah tema adab berkomunikasi tidak hanya dipahami sebagai cara berbicara, tetapi menjadi bagian dari akhlak seorang Muslim.
Ghazwul Fikri dan Adab Pergaulan untuk Remaja
Materi Salam selanjutnya membahas Ghazwul Fikri dan adab pergaulan yang dibawakan oleh Ka Muhammad Rizdani. Pembahasan Ghazwul Fikri mengajak murid untuk lebih peka terhadap berbagai pengaruh pemikiran, tren, informasi, dan budaya yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari.
Di era media sosial, remaja menerima informasi dalam jumlah besar setiap hari. Karena itu, murid perlu memiliki kemampuan untuk memilah informasi dan menilai apakah suatu tren atau perilaku sesuai dengan nilai Islam.
Materi ini kemudian dikaitkan dengan adab pergaulan. Murid diajak memahami pentingnya membangun pertemanan yang sehat, menghormati sesama, menjaga batas pergaulan, menghindari perkataan kasar, serta bijak menggunakan media sosial.
Hal tersebut sejalan dengan pesan Pak Ma’mur Ihsani, S.Pd., Kepala Sekolah SMA Islam Al Azhar 17 Karawang, yang mengingatkan murid untuk mengurangi penggunaan bahasa yang tidak sesuai dengan adab.
“Karena tema Salam adalah berkomunikasi dengan baik, kurangi bahasa-bahasa yang sekiranya tidak sesuai dengan adab. Jangan lupa juga menjaga salat. Hidup akan lebih baik jika kita menjalankan salat dengan benar dan khidmat, serta selalu bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah.”
Pesan tersebut menegaskan bahwa komunikasi yang baik perlu berjalan bersama dengan pembiasaan ibadah dan rasa syukur.
Janaiz, Belajar Tanggung Jawab Sesama Muslim
Salam juga memberikan pembelajaran mengenai janaiz atau pengurusan jenazah. Materi ini dibawakan oleh Ka Muhammad Ripai yang menjadi bekal pengetahuan keagamaan yang penting bagi murid.
Secara umum, murid dikenalkan dengan rangkaian pengurusan jenazah dalam Islam, mulai dari memandikan, mengkafani, menyalatkan, hingga menguburkan jenazah sesuai tuntunan syariat.
Belajar Kepedulian melalui Materi Janaiz
Pembelajaran janaiz bukan hanya tentang memahami tata cara pengurusan jenazah. Di dalamnya terdapat nilai tanggung jawab, kepedulian, gotong royong, sekaligus kesadaran bahwa setiap manusia memiliki batas kehidupan.
Materi tersebut mengajak murid melakukan refleksi mengenai pentingnya menggunakan waktu dengan sebaik-baiknya, memperbaiki ibadah, dan menjaga hubungan dengan sesama.
Dengan demikian, pendidikan agama menjadi lebih kontekstual karena murid memperoleh pengetahuan yang dapat digunakan dalam kehidupan bermasyarakat.

Sedekah Mengajarkan Murid untuk Memberi Manfaat
Materi sedekah yang dibawakan oleh Kak Noviandri Azzahra menjadi bagian lain yang memperkuat pembentukan kepedulian sosial. Murid diajak memahami bahwa sedekah tidak selalu harus berbentuk uang atau materi.
Memberikan bantuan, tenaga, ilmu, perhatian, bahkan perkataan yang baik juga dapat menjadi bentuk kebaikan kepada orang lain.
Nilai tersebut sejalan dengan pesan Kak Muhammad Ripai. Dalam arahannya, ia mengajak murid untuk menjadi pribadi yang mampu memberikan manfaat dan kebaikan kepada lingkungan sekitar.
“Berikan manfaat bagi orang-orang di sekitar kalian dan teruslah memberikan kebaikan. Jangan selalu bergantung kepada orang lain, walaupun sebagai manusia kita tetap membutuhkan orang lain.”
Ka Ripai juga menyampaikan keyakinannya bahwa para murid memiliki potensi besar untuk menjadi generasi yang membanggakan dan berprestasi.
“Kakak percaya dan yakin dalam waktu dekat kalian akan menjadi anak-anak yang membanggakan dan berprestasi. Semoga terus menjadi pribadi yang lebih baik serta menjadi anak yang sukses dunia dan akhirat.”
Di tengah perkembangan teknologi dan media sosial yang membuat komunikasi berlangsung semakin cepat, kemampuan menyampaikan pendapat dengan baik menjadi semakin penting. Murid tidak hanya perlu cakap berbicara, tetapi juga memahami kapan harus berbicara, bagaimana memilih kata, menghargai lawan bicara, serta menjaga tutur kata agar tidak menyakiti orang lain.
Melalui Salam, SMA Islam Al Azhar 17 Karawang menegaskan bahwa pendidikan karakter tidak dapat dipisahkan dari proses pembelajaran. Nilai akademik perlu berjalan beriringan dengan akhlak, kejujuran, kemandirian, serta kemampuan menerapkan adab dalam kehidupan sehari-hari.
Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menghadirkan lingkungan pendidikan yang dapat menjadi pilihan bagi orang tua yang mencari sekolah SMA terbaik di Kabupaten Karawang dan Galuh Mas dengan atmosfer kampus Islami dan pendidikan karakter yang kuat.
Baca Juga : Siap Jadi Teladan! Begini Serunya Perjalanan LDKM Murid SMA Islam Al Azhar 17 di Subang
Cari Sekolah SMA Terbaik di Kabupaten Karawang dan Galuh Mas?
Bagi Ayah dan Bunda yang sedang mencari sekolah SMA terbaik di Kabupaten Karawang dan Galuh Mas, pendidikan tidak hanya perlu dilihat dari sisi akademik. Lingkungan sekolah, pembentukan karakter, kualitas komunikasi, serta nilai-nilai yang ditanamkan kepada anak juga menjadi pertimbangan penting.
SMA Islam Al Azhar 17 Karawang berupaya menghadirkan pendidikan yang menyeimbangkan prestasi dengan pembentukan akhlak. Kegiatan seperti Salam menjadi salah satu bentuk nyata pembinaan karakter agar murid memiliki bekal akademik, spiritual, sosial, dan emosional yang seimbang.
PMB SMA Islam Al Azhar 17 Karawang
Saatnya mengenal lebih dekat lingkungan pendidikan SMA Islam Al Azhar 17 Karawang melalui PMB (Penerimaan Murid Baru).
Ayah dan Bunda dapat mengenal program pembelajaran, kegiatan pengembangan karakter, lingkungan sekolah nyaman, serta berbagai program Islami yang dirancang untuk mendampingi murid dalam mempersiapkan masa depan.
Daftarkan putra-putri Ayah dan Bunda melalui PMB SMA Islam Al Azhar 17 Karawang dan jadilah bagian dari keluarga besar Al Azhar.
Bersama SMA Islam Al Azhar 17 Karawang, mari membentuk generasi yang berprestasi, mandiri, jujur, mampu menjaga adab berkomunikasi, serta sukses di dunia dan akhirat.
WhatsApp/Call: 082210104259
Website: https://smaia17.al-azhar.sch.id/
Instagram: https://www.instagram.com/smaialazhar17/?hl=en
Alamat: Sekolah Al Azhar Karawang, Jl. Arteri Galuh Mas Raya, Desa Puseurjaya, Kec. Telukjambe Timur Karawang 41361
