Setelah menyelesaikan rangkaian kegiatan di KPBS Pangalengan, perjalanan Traveling Research kelas X berlanjut ke kawasan Situ Cileunca. Jika di pabrik susu murid belajar melalui observasi dan penelitian, di sini mereka mendapatkan pengalaman belajar melalui aktivitas yang menguji keberanian, kekompakan, dan kepercayaan satu sama lain.

Tiga kegiatan utama menjadi bagian dari agenda outbound, yaitu point ball, flying fox, dan rafting.

Kegiatan pertama adalah point ball yang dilakukan secara dengan membagi murid ke dalam tim merah dan tim hijau. Suasana permainan semakin seru ketika para guru turut terlibat langsung bersama murid. Tidak hanya mendampingi dari pinggir lapangan, sejumlah guru bahkan ikut merasakan keseruan permainan, termasuk Bapak Ma’mur Ihsani, S.Pd., Bapak Didin Awaludin, S.Pd., dan Bapak Rifki Ramadhan Zen, S.Pd.

Keterlibatan guru dalam permainan menciptakan suasana yang lebih cair. Sekat antara guru dan murid sejenak mencair dalam sebuah permainan, sehingga kegiatan ini menjadi ruang untuk membangun bonding, komunikasi, dan kebersamaan yang lebih dekat.

Menantang Keberanian di Ketinggian

Persiapan Pemasangan Tali Temali di Area Flying Fox

Keseruan berlanjut melalui kegiatan flying fox. Berhadapan dengan ketinggian dan kondisi angin yang cukup kencang, kegiatan ini menjadi salah satu pengalaman yang menguji keberanian mental murid SMA Islam Al Azhar 17 Karawang.

Flying fox dilakukan secara bergantian, dua orang demi dua orang, sehingga murid dapat saling memberikan dukungan dan menyemangati satu sama lain.

Bagi sebagian murid, tantangan terbesar bukan sekadar meluncur dari ketinggian, tetapi keberanian untuk mengambil langkah pertama. Di sinilah mereka belajar bahwa keberanian tidak selalu berarti tidak memiliki rasa takut, tetapi berani menghadapi tantangan dan mencoba melampaui keraguan.

Paling Seru: Menaklukkan Arus Bersama

Potret Foto Bersama Sebelum Rafting di Area Situ Cileunca

Puncak keseruan outbound hadir melalui kegiatan rafting. Murid menyusuri sungai buatan yang melewati kawasan glamping dan perkemahan Situ Cileunca secara berkelompok.

Rafting menghadirkan pengalaman yang berbeda. Setiap anggota harus bekerja sama, mengikuti arahan, menjaga keseimbangan, dan saling membantu agar perahu dapat melewati rute dengan baik.

Aktivitas ini bukan hanya tentang keberanian menghadapi arus, tetapi juga tentang bagaimana sebuah kelompok dapat bergerak sebagai satu tim. Kekompakan, komunikasi, keberanian, dan kepercayaan menjadi bagian penting dalam setiap kayuhan.

Kehadiran para guru dalam rangkaian kegiatan juga membuat suasana semakin hangat. Guru dan murid tidak hanya bertemu dalam konteks pembelajaran di kelas, tetapi juga berbagi pengalaman, tawa, dan tantangan dalam satu kegiatan. Momen-momen tersebut menjadi bagian dari proses membangun bonding antara guru dan murid.

Belajar, Bertualang, dan Tumbuh Bersama

Rangkaian kegiatan Traveling Research kelas X akhirnya berakhir menjelang Magrib. Setelah seluruh kegiatan selesai, murid bersiap untuk melakukan perjalanan kembali menuju Karawang.

Satu hari perjalanan ke Pangalengan memberikan pengalaman yang lebih dari sekadar field trip. Murid belajar bahwa pengetahuan dapat ditemukan di pabrik, lingkungan alam, maupun melalui interaksi bersama orang lain. Mereka belajar mengamati proses industri, memahami keterkaitan berbagai bidang ilmu, sekaligus mengembangkan keberanian dan kemampuan bekerja sama.

Dari KPBS Pangalengan, mereka belajar bagaimana ilmu bekerja dalam dunia nyata. Dari Situ Cileunca, mereka belajar bagaimana kekompakan, keberanian, dan kepercayaan membawa sebuah tim melewati tantangan.

Inilah semangat Traveling Research SMA Islam Al Azhar 17 Karawang: belajar tidak berhenti ketika bel berbunyi, karena dunia adalah ruang kelas yang begitu luas.

Saatnya Menjadi Bagian dari Pengalaman Belajar yang Berbeda

Di SMA Islam Al Azhar 17 Karawang, pembelajaran dirancang tidak hanya untuk membuat murid memahami materi, tetapi juga mengalami, mengeksplorasi, berkolaborasi, dan membangun karakter.

Melalui kegiatan seperti Traveling Research, murid mendapatkan kesempatan untuk menghubungkan ilmu di kelas dengan kehidupan nyata, sekaligus membangun keberanian, kemandirian, kepedulian, dan kemampuan bekerja sama.

Penasaran dengan keseruannya? Yuk intip bersama disini!

https://www.instagram.com/reel/Dd2ylujSouo/?stkn=MW1hb2cwMzZjNHhiZQ==

Lihat artikel sebelumnya, disini!

https://smaia17.al-azhar.sch.id/satu-perjalanan-banyak-pelajaran-traveling-research-kelas-x-al-azhar-karawang/

Karena pendidikan bukan hanya tentang apa yang diketahui, tetapi juga tentang bagaimana ilmu itu membentuk cara kita berpikir, bersikap, dan menghadapi dunia.

Mari tumbuh dan belajar bersama SMA Islam Al Azhar 17 Karawang.
Temukan pengalaman pendidikan yang mengintegrasikan ilmu, adab, karakter, dan pengalaman nyata untuk mempersiapkan generasi yang siap menghadapi masa depan.

Postingan Terkait