
Pada hari Jumat, 31 Oktober 2025 Kampus Al-Azhar Karawang melaksanakan kegiatan Istighosah bersama yang berlokasi di Masjid Al-Azhar Karawang. Kegiatan ini dilaksanakan pada pukul 06.45 – 08.45 WIB. Pada momen ini, seluruh guru, staf, serta peserta didik dari kelas X, XI, dan XII berkumpul bersama dalam suasana religius untuk bermunajat memohon keberkahan dan pertolongan Allah, khususnya dalam rangka persiapan Ujian Tes Kompetensi Akademik yang akan dilaksanakan pada 3–4 November 2025 mendatang.
Seluruh peserta didik berkumpul dan duduk rapi di aula masjid. Kegiatan dibuka oleh MC yang dibawakan oleh ananda Ryu dan Tasya. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan prosesi pembacaan surat Yasin secara bersama, dipimpin oleh Ustad Rifqi Ramadhan Zen S.Pd. Pada momen ini kelas XII menghadap adik kelas X dan XI yang masing-masing memegang mushaf Al-Qur’an sebagai bentuk tanggung jawab spiritual dan keteladanan. Setelah itu, Kepala Sekolah Al-Azhar Karawang, Bapak Hermanto Daifu, S.Pd., M.M, memberikan nasihat dan arahan kepada peserta didik.


Salah satu pesan yang beliau sampaikan adalah:
“Lakukanlah kebaikan sekecil apa pun, karena seringkali balasan kebaikan itu datang dari arah yang tidak disangka-sangka. Bisa jadi balasan kebaikan itu datang pada saat kita sedang memiliki hajat besar kepada Allah, sebagaimana momentum TKA ini.”
Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan tahlil, tasbih, tahmid, hingga pembacaan surat Yasin secara bersama-sama. Pada sesi berikutnya, tausiyah disampaikan oleh Ust. Agus Hidayat Said, M.Pd yang mengisahkan salah satu hadist sahih riwayat Bukhari dan Muslim tentang tiga orang laki-laki yang terjebak di dalam gua ketika melakukan perjalanan dan tertutup oleh batu besar. Mereka kemudian berdoa kepada Allah dengan menyebutkan amal kebaikan yang pernah mereka lakukan masing-masing, hingga perlahan Allah memberikan pertolongan dan batu besar yang menutup pintu gua itu bergeser.
Sebagai penutup, kelas XII melakukan musafahah dengan guru-guru. Mereka saling berpelukan, bermaafan, dan meminta doa restu agar diberikan kemudahan menjalani Ujian TKA pada Senin–Selasa mendatang. Nuansa haru sangat terasa pada momen itu. Banyak murid tampak menahan tangis, mencium tangan guru, dan memohon doa agar Allah memudahkan langkah mereka menuju capaian ilmu dan masa depan yang diridhai-Nya.
Kegiatan istighosah ini bukan hanya merupakan ritual sebelum ujian, tetapi juga menjadi pengingat bahwa ilmu, usaha, dan doa adalah satu kesatuan. Kebaikan sekecil apa pun akan selalu menjadi jalan yang diridai Allah dan bisa menjadi sebab turunnya pertolongan-Nya di waktu yang paling kita butuhkan. Semoga seluruh murid kelas XII SMAIA17 diberikan kelancaran dalam mengerjakan ujian, keikhlasan dalam belajar, serta Allah menurunkan keberkahan pada ikhtiar ini. Aamiin.
Penasaran seperti apa keharuannya? Yuk cek tiktok kita!
