
Karawang – Pagi itu, langit di atas Karawang tampak begitu cerah. Namun, di salah satu sudut ruang kelas SMA Islam Al Azhar 17 Karawang, suasana terasa berbeda. Ada debaran halus yang bercampur dengan rasa haru yang membuncah. Dua orang murid, Arrel Huga Haruko dan Ufairah Sava Rania, duduk dengan pandangan lurus menatap mushaf Al-Qur’an di pangkuan mereka.
Jumat, 8 Mei 2026, bukan sekadar hari menjelang akhir pekan biasa bagi mereka. Hari itu adalah pembuktian dari komitmen panjang, malam-malam yang dihabiskan dengan terjaga, dan ribuan kali pengulangan ayat (murojaah) yang melelahkan namun menenteramkan. Hari itu adalah hari pelaksanaan Tasmi Juz 28, 29, dan 30.
Bagi seorang penghafal Al-Qur’an, ujian tasmi adalah momen sakral. Mereka tidak hanya dituntut untuk hafal, tetapi juga harus melantunkan setiap ayat secara berurutan, lancar, tanpa salah, di hadapan para penguji dan disaksikan oleh guru serta orang tua. Pertanyaannya, bagaimana dua murid hebat dari sekolah Islam terbaik di Karawang ini bisa menuntaskannya di tengah padatnya aktivitas akademis SMA?

Perjuangan di Balik Riuhnya Lembaran Mushaf
Menjadi seorang remaja di era digital seperti sekarang tentu memiliki tantangannya sendiri. Di saat gawai menawarkan berbagai hiburan yang melenakan, Arrel dan Ufairah justru memilih jalan yang berbeda. Mereka memilih untuk akrab dengan Al-Qur’an.
“Menghafal itu bagian yang menantang, tapi menjaga hafalan agar tetap melekat di dalam ingatan adalah perjuangan yang sesungguhnya,” ungkap salah satu guru pembimbing tahfidz di SMAIA 17 Karawang.
Arrel Huga Haruko, dengan senyum khasnya yang tenang, berkisah bahwa konsistensi adalah kunci utamanya. Baginya, tiada hari tanpa membuka al-Quran. Di sela-sela jam istirahat sekolah atau sesaat setelah menunaikan shalat fardu, Arrel selalu menyempatkan diri untuk membaca kembali hafalan lamanya. Ia percaya bahwa berkah Al-Qur’an justru mempermudah urusan belajarnya pada mata pelajaran umum.
Di sisi lain, Ufairah Sava Rania membuktikan bahwa keterbatasan waktu bukanlah alasan untuk berhenti berprogres. Sebagai seorang siswi SMA yang juga aktif dalam berbagai kegiatan, Ufairah memanfaatkan waktu subuh saat pikiran masih segar dan suasana rumah masih hening untuk menambah hafalan baru (ziyadah). Setiap bait ayat ia resapi maknanya, sehingga hafalan tersebut tidak hanya menempel di lidah, tetapi juga meresap ke dalam hati.
Baca juga: Borong Medali! Murid Al Azhar 17 Karawang Mendunia
Ekosistem Mendukung di SMA Islam Al Azhar 17 Karawang
Keberhasilan Arrel dan Ufairah tentu tidak tumbuh di ruang hampa. Ada lingkungan yang dirancang khusus untuk mendukung pertumbuhan spiritual dan intelektual para murid. SMA Islam Al Azhar 17 Karawang memahami betul bahwa mencetak generasi Qur’ani memerlukan ekosistem yang suportif.
Melalui program bimbingan keagamaan yang terstruktur, sekolah memberikan ruang bagi setiap murid untuk berkembang sesuai dengan kapasitasnya. Para guru tahfidz bukan sekadar penguji yang menyalahkan ketika ada pelafalan yang keliru, melainkan mentor, sahabat, dan orang tua kedua yang senantiasa memeluk mereka dengan motivasi saat semangat menghafal sedang turun.
Metode menghafal Al-Qur’an yang diterapkan di sini menggabungkan kedisiplinan dan kenyamanan. Murid tidak dipaksa mengejar target dengan tergesa-gesa, melainkan dibimbing untuk mencintai prosesnya terlebih dahulu. Ketika rasa cinta terhadap Al-Qur’an sudah tumbuh, menghafal terasa menjadi sebuah kebutuhan, bukan lagi beban.
Momen Haru yang Menggetarkan Jiwa
Ketika jarum jam menunjukkan waktu pelaksanaan Tasmi, ruangan mendadak hening. Lantunan suara Arrel yang tegas namun syahdu mulai menggema, mengalirkan ayat demi ayat dari Juz 28. Ruangan itu seolah dipenuhi oleh ketenangan yang turun langsung dari langit. Tak sedikit dari para hadirin, termasuk orang tua murid yang hadir, menyeka air mata haru.
Sesi kemudian dilanjutkan oleh Ufairah. Suaranya yang lembut namun fasih membawakan ayat-ayat di Juz 29 dan 30 dengan begitu lancar. Setiap tajwid dijaga dengan baik; setiap makhraj huruf diucapkan dengan presisi.
Melihat kedua murid terbaik ini berdiri dengan tegak setelah menyelesaikan setoran hafalan mereka, ada sebuah kebanggaan besar yang dirasakan oleh seluruh keluarga besar SMA Islam Al Azhar 17 Karawang. Ini adalah bukti nyata bahwa di tengah gempuran modernisasi, nilai-nilai luhur agama tetap membumi dan lestari di kalangan generasi muda Karawang.
Mengapa memilih sekolah yang seimbang antara dunia dan akhirat?
Kisah Arrel dan Ufairah mengajarkan kita satu hal penting: kecerdasan akademis dan keluhuran akhlak bisa berjalan beriringan. Banyak orang tua khawatir bahwa fokus pada hafalan agama akan membuat anak tertinggal dalam pelajaran umum di sekolah. Namun, realita di SMAIA 17 Karawang justru menunjukkan hal sebaliknya.
Aktivitas menghafal Al-Qur’an terbukti secara ilmiah mampu meningkatkan kapasitas memori otak, melatih fokus, dan membangun kedisiplinan yang tinggi. Murid-murid yang terbiasa menjaga hafalannya cenderung memiliki tingkat fokus yang lebih baik saat menyerap materi pelajaran sains, sosial, maupun teknologi.
Di SMAIA 17 Karawang, kurikulum didesain secara integratif. Murid dipersiapkan untuk menghadapi ujian masuk perguruan tinggi negeri maupun swasta favorit, sekaligus dibekali dengan fondasi iman yang kokoh agar siap menjadi pemimpin masa depan yang berintegritas.
Mari bergabung bersama Keluarga Besar SMAIA 17 Karawang!
Melihat keberhasilan Arrel Huga Haruko dan Ufairah Sava Rania dalam menuntaskan Tasmi Juz 28, 29, dan 30 tentu memunculkan harapan besar di hati setiap orang tua. Kita semua tentu mendambakan anak-anak kita tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga salih dan salihah serta berbakti kepada orang tua.
SMA Islam Al Azhar 17 Karawang membuka pintu selebar-lebarnya bagi Anda yang ingin memberikan pendidikan terbaik untuk putra-putri tercinta. Bersama kami, potensi akademik anak akan diasah secara optimal, didukung dengan fasilitas modern, lingkungan belajar yang asri, serta bimbingan keagamaan yang intensif.
Jangan lewatkan kesempatan emas untuk mencetak generasi penghafal Al-Qur’an berikutnya yang siap menaklukkan tantangan dunia tanpa melupakan bekal akhirat.
Informasi Pendaftaran dan Hubungi Kami:
- Website Resmi: smaia17.al-azhar.sch.id
- Telepon: 0812-1468-9162 (WhatsApp)
- Media Sosial: @smaialazhar17 untuk melihat aktivitas harian dan prestasi murid kami.
- Website Resmi: https://smaia17.al-azhar.sch.id
- Alamat: Jl. Arteri Galuh Mas Raya, Desa Puseurjaya, Kecamatan Telukjambe Timur, Karawang, Jawa Barat.
