spp al azhar, sekolah favorit, sma favorit karawang, sekolah terbaik, lolos ptn, program unggulan

Siapa yang tak kenal dengan Revaveroesy Veisaqireina Mulawarman? Nama unik dan sempat viral ini ternyata memiliki makna yang mendalam. Nama “Revaveroesy” terinspirasi dari seorang ilmuwan muslim hebat, Averoes. Di balik namanya yang unik, Reva adalah sosok yang inspiratif dengan segudang aktivitas dan prestasi yang luar biasa. Sebagai Ketua OSIS di SMAIA17, Reva tidak hanya fokus menjalankan tugas organisasinya, tetapi juga aktif di FORKA (Forum OSIS Karawang) dan mengikuti les bahasa Inggris dua kali seminggu. Dengan segudang aktivitasnya, bagaimana ya Reva menjaga keseimbangan antara akademik, organisasi, dan kehidupan pribadinya? Yuk, kita bongkar rahasianya!

Strategi Study Life Balance ala Reva

Agar tetap produktif dan tidak kewalahan, Reva menerapkan strategi yang sangat efektif, yaitu dengan membuat jadwal yang teratur. Berikut adalah pola kesehariannya:

  • Senin-Jumat: Fokus untuk akademik, belajar, dan les bahasa Inggris
  • Sabtu: Mengalokasikan waktu khusus untuk tugas-tugas organisasi.
  • Minggu: Mencari lomba di media sosial dan quality time bersama keluarga.

Dengan pola ini, Reva bisa menyeimbangkan antara tanggung jawab akademik dan non-akademik tanpa mengorbankan waktu bersama keluarga dan teman.

Prestasi yang Diraih Reva

Meskipun sibuk dengan berbagai kegiatan, prestasi Reva di SMAIA17 tak kalah membanggakan. Beberapa pencapaian yang telah ia raih selama SMA antara lain:

  • Juara Harapan 1 Lomba Debat Bahasa Inggris dalam Festival Lomba Kreasi dan Seni Al Azhar 2025.
  • Kontingen Olimpiade Bidang Ekonomi dalam Olimpiade Sains Al Azhar 2025.
  • Medali Emas Kejuaraan Nasional Al Azhar Seni Bela Diri 2024.
  • Juara 1 Lomba Paper Presentation Tingkat SMA se-Jawa Barat dalam Gebyar Lomba Pramuka Al Azhar 2024.

 

Aktivitas Reva

  • Ketua OSIS SMAI Al Azhar periode 2024/2025
  • EF student Grade 12 dari 16 Grade
  • Menjadi kontingen yang mewakili Karawang di acara pemecahan Rekor Muri 1000 Violis memainkan lagu Indonesia Raya di Jakarta International Stadium (JIS)
  • Mengikuti salah satu aksi Kamisan di Karawang dengan tema “HAM”

Cita-Cita dan Harapan

Di usianya yang baru 17 tahun, Reva memiliki impian besar untuk melanjutkan studinya ke Universitas Indonesia. Sementara dalam kepemimpinannya sebagai Ketua OSIS, ia berharap bisa membantu setiap pengurus OSIS untuk lebih aktif dan berkembang dalam berbagai kegiatan kepanitiaan.”Saya lebih ingin anak OSIS semuanya aktif dan belajar menjadi bagian dalam sebuah acara. Bisa jadi MC, atau perangkat acara lain,” ungkapnya. Semantara itu, cara Reva sendiri dalam mengembangkan anggota adalah dengan memberikan tanggung jawab dan kepercayaan secara merata pada setiap pengurus sambil melakukan pembimbingan secara berkala dan jangan sampai bergantung pada salah satu orang agar semuanya juga turut mengalami.

Semantara itu, terkadang adapula dinamika para pengurus OSIS yang memang berpotensi dalam berbagai bidang sekaligus. Mengantisipasi hal itu, Reva juga menerapkan beberapa aturan dalam organisasi seperti tidak boleh memegang HP saat rapat atau sengaja mengkombinasikan karakter bersebrangan beberapa anggota agar setiap pengurus mampu melebur satu sama lain. Alhamdulillahnya, berada di OSIS juga membuat Reva mampu belajar banyak hal dari yang sebelumnya tidak tahu menjadi tahu – semisal hal teknis membuat persuratan. Sebagai perempuan, kadang ada juga perasaan minder dalam diri Reva atau moody-an datang saat amanah menghampiri. Namun, bantuan teman-teman pengurus dan keluarga yang saling menguatkan menyebabkan Reva bangkit lagi.

Bagi Reva, kesibukan dan waktunya yang penuh sama sekali tidak membuatnya merasa terbebani. Ketika menyukai sesuatu, rasa capek beraktivitas itu seperti hilang, terlebih ia adalah tipikal ekstovert yang senang bertemu orang. Kesibukan juga, rupanya malah membuatnya semakin cermat dalam memilih waktu untuk me time lantaran keterbatasan yang ada. Sehingga tidak ada waktu yang berakhir sia-sia. Meskipun me time versinya hanya sebatas jalan-jalan sendiri ke suatu tempat, itu sangat cukup untuk membuat energinya terisi kembali.

Kesimpulan

Kisah Reva menjadi bukti bahwa dengan manajemen waktu yang baik, dukungan dari lingkungan sekitar, dan semangat yang kuat seseorang bisa menjalani berbagai aktivitas tanpa kehilangan keseimbangan. Bagi kalian yang ingin sukses seperti Reva, yuk mulai atur jadwal dan maksimalkan setiap kesempatan yang ada! Semangat, dan teruslah berprestasi seperti Reva!

Postingan Terkait